Sabtu, 01 Januari 2011

Penyakit kuning

Tugas liver antara lain: menyimpan makanan terutama gula, lemak dan sedikit protein; membuat protein plasma (darah) dan zat pembeku darah; membuat air empedu – zat pencerna yang sangat penting – dari sel-sel darah merah yang sudah rusak; memusnahkan racun dan membentuk sel-sel darah merah pada bayi yang masih dalam kandungan.

Penyebab sakit liver karena adanya gangguan pada pencernaan. Gejalanya mungkin berupa sakit kuning (ikterus) dimana kulit dan putih mata menjadi kuning, karena adanya bilirubin yang berlebihan dalam plasma darah.

Bilirubin adalah zat warna yang diproduksi hati ketika sel-sel darah merah yang rusak diolah, dan biasanya bercampur dengan air empedu yang disimpan kantung empedu dan masuk ke dalam usus dan darah menyebabkan warna kulit dan putih mata menjadi kuning.

Penyakit kuning ini bermacam-macam, hepatitis (radang hati) dan sirosis (pengerasan hati) adalah beberapa diantaranya. Kedua jenis penyakit ini seringkali merupakan akibat dari penyalahgunaan alkohol. Ada pula jenis sakit kuning yang menyerang bayi baru lahir, namun tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Umumnya karena rusaknya sel-sel darah merah ekstra yang dibutuhkan bayi sesudah ia lahir.

Hepatitis adalah radang hati yang disebabkan oleh virus hepatitis, maka dari itu mudah sekali menular. Jenis hepatitis juga beragam, antara lain hepatitis A, B dan C. Hepatitis A yang paling ringan, dapat sembuh total. Hepatitis B agak berat, setelah sembuh masih harus dilakukan kontrol rutin karena dikhawatirkan terjadi kambuhan. Sedangkan hepatitis C, ini merupakan jenis yang paling parah, harus dirawat di rumah sakit sampai benar-benar sembuh total.

Penderita hepatitis tidak dapat menjadi donor darah, karena cenderung menularkan penyakitnya melalui organisme yang terkandung dalam darah. Penderita penyakit kuning bisa menjadi donor darah bila penyakitnya disebabkan oleh infeksi bukan virus.

Dianjurkan untuk selalu melakukan diet sehat, baik makanan maupun minuman, serta minum air putih yang banyak sedikitnya 8 gelas sehari. Terutama bagi para pengonsumsi alkohol, obat-obatan ataupun jamu. Tidak ada salahnya untuk merawat tubuh sejak dini sebelum hal-hal yang tidak diinginkan mulai menghampiri.

Mulailah dengan berolah raga secara teratur atau melakukan perawatan intensif bila waktu anda tidak memungkinkan untuk olah raga. PENNASIA dapat merawat tubuh anda agar terhindar dari terkena penyakit tersebut di atas ataupun penyakit–penyakit lainnya.

Perawatan PENNASIA ini dilakukan dengan menggunakan metode dan alat-alat tertentu yang belum ada sebelumnya. Sekilas perawatan ini seperti pemijatan, namun tanpa menggunakan obat-obatan dalam menyembuhkan penyakit.

Senin, 01 November 2010

"CLAY"

BAHAN :
a. tepung terigu 70 gr
b. tepung tapioka 70 gr
c. tepung beras 70 gr
d. lem putih 180 gr

CARA BUAT
a. Csmpur tepung kemudian diayak
b. Csmpur tepung dengan lem kemudian uleni hingga rata
c. campur clay dengan warna yang diinginkan, kemudian aduk sampai merata

SUMBER : KREASI PLASTISIN
PENULIS : INDIRA


BAHAN
a. tepung maizena 20 gr
b. tepung tapioka 20 gr
c. tepung beras 20 gr
d. lem putih 50 gr
e. benzoat secukupnya ( pengawet kue )

CARA BUAT :
a. campur ketiga bahan tepung dan benzoat, kemudian tambahkan lem putih
b. uleni bahan - bahan tersebut sampai rata
c. teteskan warna yang kita inginkan dengan tusuk gigi
d. aduk bahan dan warna


BAHAN
a. tepung kanji
b. tepung terigu
c. tepung beras
d. pengawet kue ( natrium benzoat )
e. lem putih

CARA BUAT
a. tepung kanji, terigu, beras dicampur semua dengan perbandingan 1 : 1 : 1
b. tambahkan pengawet dan lem
c. uleni sampai kalis
d. campurkan pewarna

SUMBER : CLAY PAJANGAN LUCU DARI TEPUNG KUE
PENULIS : MONICA HARIJATI HARIBOENTORO


BAHAN
a. roti tawar
b. lem putih
c. minyak sayur

CARA BUAT
a. angin - anginkan roti agar tekturnya agak kering
b. sobek - sobek kecil campur dengan lem putih
c. uleni dalam plastik sampai agak kalis
d. tambahkan minyak sayur, uleni sampai kalis dan bisa dibentuk mulus

SUMBER : RECYCLED CRAFT ( kreasi baru dari barang bekas )
PENULIS : YENY HANDAJANI
PENERBIT : PRIMAMEDIA PUSTAKA


BAHAN
a. sabun mandi batangan
b. tepung terigu
c. garam
d. pewarna makanan

CARA BUAT
a. iris sabun menjadi potongan kecil, rendam diair hingga lembek kurang lebih 3 jam
b. lumatkan potongan kecil sabun dengan sendok
c. masukkan tepung terigu dan lem, aduk rata
d. masukan adonan yg masih lembek ke tepung terigu
e. uleni dan tekan - tekan adonan hingga kalis

SUMBER : KREASI DAUR ULANG MEMBUAT CLAY
PENULIS : HANNA PALUZI
PENERBIT : TIGA SERANGKAI

Rabu, 22 September 2010

DEMAM TIFOID



Definisi

Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut disebabkan oleh kuman gram negatif Salmonella typhi. Selama terjadi infeksi, kuman tersebut bermultiplikasi dalam sel fagositik mononuklear dan secara berkelanjutan dilepaskan ke aliran darah. (Darmowandowo, 2006)

Etiologi

Demam tifoid disebabkan oleh jenis salmonella tertentu yaitu s. Typhi, s. Paratyphi A, dan S. Paratyphi B dan kadang-kadang jenis salmonella yang lain. Demam yang disebabkan oleh s. Typhi cendrung untuk menjadi lebih berat daripada bentuk infeksi salmonella yng lain. (Ashkenazi et al, 2002)

Salmonella merupakan bakteri batang gram negatif yang bersifat motil, tidak membentuk spora, dan tidak berkapsul. Kebanyakkan strain meragikan glukosa, manosa dan manitol untuk menghasilkan asam dan gas, tetapi tidak meragikan laktosa dan sukrosa. Organisme salmonella tumbuh secara aerob dan mampu tumbuh secara anaerob fakultatif. Kebanyakan spesies resistent terhadap agen fisik namun dapat dibunuh dengan pemanasan sampai 54,4º C (130º F) selama 1 jam atau 60 º C (140 º F) selama 15 menit. Salmonella tetap dapat hidup pada suhu ruang dan suhu yang rendah selama beberapa hari dan dapat bertahan hidup selama berminggu-minggu dalam sampah, bahan makannan kering, agfen farmakeutika an bahan tinja. (Ashkenazi et al, 2002)

Salmonella memiliki antigen somatik O dan antigen flagella HH. Antigen O adlah komponen lipopolisakarida dinding sel yang stabil terhadap panas sedangkan antigen H adalah protein labil panas. (Ashkenazi et al, 2002)

Patogenesis

S. typhi masuk ketubuh manusia melalui makanan dan air yang tercemar. Sebagian kuman dimusnahkan oleh asam lambung dan sebagian lagi masuk ke usus halus. (mansjoer, 2000) Setelah mencapai usus, Salmonella typhosa menembus ileum ditangkap oleh sel mononuklear, disusul bakteriemi I. Setelah berkembang biak di RES, terjadilah bakteriemi II (Darmowandowo, 2006).

Interaksi Salmonella dengan makrofag memunculkan mediator-mediator. Lokal (patch of payer) terjadi hiperplasi, nekrosis dan ulkus. Sistemik timbul gejala panas, instabilitas vaskuler, inisiasi sistem beku darah, depresi sumsum tulang dll (Darmowandowo, 2006)

Imunulogi. Humoral lokal, di usus diproduksi IgA sekretorik yang berfungsi mencegah melekatnya salmonella pada mukosa usus. Humoral sistemik, diproduksi IgM dan IgG untuk memudahkan fagositosis Salmonella oleh makrofag. Seluler berfungsi untuk membunuh Salmonalla intraseluler (Darmowandowo, 2006)

Gejala Klinis

Keluhan dan gejala Demam Tifoid tidak khas, dan bervariasi dari gejala seperti flu ringan sampai tampilan sakit berat dan fatal yang mengenai banyak sistem organ. Secara klinis gambaran penyakit Demam Tifoid berupa demam berkepanjangan, gangguan fungsi usus, dan keluhan susunan saraf pusat.

1.Panas lebih dari 7 hari, biasanya mulai dengan sumer yang makin hari makin meninggi, sehingga pada minggu ke 2 panas tinggi terus menerus terutama pada malam hari.
2.Gejala gstrointestinal dapat berupa obstipasi, diare, mual, muntah, dan kembung, hepatomegali, splenomegali dan lidah kotor tepi hiperemi.
3.Gejalah saraf sentral berupa delirium, apatis, somnolen, sopor, bahkan sampai koma.

(Darmowandowo, 2006)



Diagnosa

1.Amanesis
2.Tanda klinik
3.Laboratorik
1.Leukopenia, anesonofilia
2.Kultur empedu (+) : darah pada minggu I ( pada minggu II mungkin sudah
negatif); tinja minggu II, air kemih minggu III
3.Reaksi widal (+) : titer > 1/200. Biasanya baru positif pada minggu II,

pada stadium rekonvalescen titer makin meninggi
4.Identifikasi antigen : Elisa, PCR. IgM S typphi dengan Tubex TF cukup
akurat dengan
5. Identifikasi antibodi : Elisa, typhi dot dan typhi dot M


(Darmowandowo, 2006)

Diagnosa Banding

1. Influenza 6. Malaria

2. Bronchitis 7. Sepsis

3. Broncho Pneumonia 8. I.S.K

4. Gastroenteritis 9. Keganasan : – Leukemia

5. Tuberculosa – Lymphoma

(Darmowandowo, 2006)

Penatalaksanaan

Pengobatan penderita Demam Tifoid di Rumah Sakit terdiri dari pengobatan suportif melipu+ti istirahat dan diet, medikamentosa, terapi penyulit (tergantung penyulit yang terjadi). Istirahat bertujuan untuk mencegah komplikasi dan mempercepat penyembuhan. Pasien harus tirah baring absolut sampai minimal 7 hari bebas demam atau kurag lebih selama 14 hari. Mobilisasi dilakukan bertahap, sesuai dengan pulihnya kekuatan pasien. (Mansjoer, 2001)

Diet dan terapi penunjuang dilakukan dengan pertama, pasien diberikan bubur saring, kemudian bubur kasar dan akhirnya nasi sesuai dengan tingkat kesembuhan pasien. Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemberian makanan tingkat dini yaitu nasi dengan lauk pauk rendah selulosa (pantang sayuran dengan serat kasar) dapat diberikan dengan aman. Juga perlu diberikan vitamin dan mineral untuk mendukung keadaan umum pasien. (Mansjoer, 2001)

Pada kasus perforasi intestinal dan renjatan septik diperlukan perawatan intensif dengan nutrisi parenteral total. Spektrum antibiotik maupun kombinasi beberapa obat yang bekerja secara sinergis dapat dipertimbangkan. Kortikosteroid perlu diberikan pada renjatan septik. (Mansjoer, 2001)



Pengobatan Medakamentosa

Obat-obat pilihan pertama adalah kloramfenikol, ampisilin/amoksisilin dan kotrimoksasol. Obat pilihan kedua adalah sefalosporin generasi III. Obat-obat pilihan ketiga adalah meropenem, azithromisin dan fluorokuinolon.

*Kloramfenikol diberikan dengan dosis 50 mg/kg BB/hari, terbagi dalam 3-4 kali
pemberian, oral atau intravena, selama 14 hari. Bilamana terdapat indikasi
kontra pemberian kloramfenikol , diberi
*ampisilin dengan dosis 200 mg/kgBB/hari, terbagi dalam 3-4 kali. Pemberian,
intravena saat belum dapat minum obat, selama 21 hari, atau
*amoksisilin dengan dosis 100 mg/kgBB/hari, terbagi dalam 3-4 kali. Pemberian,
oral/intravena selama 21 hari
*kotrimoksasol dengan dosis (tmp) 8 mg/kbBB/hari terbagi dalam 2-3 kali
pemberian, oral, selama 14 hari.

Pada kasus berat, dapat diberi seftriakson dengan dosis 50 mg/kg BB/kali dan diberikan 2 kali sehari atau 80 mg/kg BB/hari, sekali sehari, intravena, selama 5-7 hari. Pada kasus yang diduga mengalami MDR, maka pilihan antibiotika adalah meropenem, azithromisin dan fluoroquinolon. (Darmowandowo, 2006)



Komplikasi

Komplikasi demam tifoid dapat dibagi di dalam :

1.Komplikasi intestinal
1.Perdarahan usus
2.Perforasi usus
3.Ileus paralitik
2.Komplikasi ekstraintetstinal
1.Komplikasi kardiovaskular: kegagalan sirkulasi perifer (renjatan/sepsis),
miokarditis, trombosis dan tromboflebitis.
2.Komplikasi darah: anemia hemolitik, trombositopenia dan atau koagulasi
intravaskular diseminata dan sindrom uremia hemoltilik.
3.Komplikasi paru: penuomonia, empiema dan peluritis.
4.Komplikasi hepar dan kandung kemih: hepatitis dan kolelitiasis.
5.Komplikasi ginjal: glomerulonefritis, pielonefritis dan perinefritis.
6.Komplikasi tulang: osteomielitis, periostitis, spondilitis dan artritis.
7.Komplikasi neuropsikiatrik: delirium, mengingismus, meningitis,
polineuritis perifer, sindrim Guillain-Barre, psikosis dan sindrom
katatonia.

Pada anak-anaka dengan demam paratifoid, komplikasi lebih jarang terjadi. Komplikasi lebih sering terjadi pada keadaan toksemia berat dan kelemahan umum, bila perawatan pasien kurang sempurna. (Mansjoer, 2001)



Penatalaksanaan Penyulit

Pengobatan penyulit tergantung macamnya. Untuk kasus berat dan dengan manifestasi nerologik menonjol, diberi Deksametason dosis tinggi dengan dosis awal 3 mg/kg BB, intravena perlahan (selama 30 menit). Kemudian disusul pemberian dengan dosis 1 mg/kg BB dengan tenggang waktu 6 jam sampai 7 kali pemberian. Tatalaksana bedah dilakukan pada kasus-kasus dengan penyulit perforasi usus. (Darmowandowo, 2006)



Pencegahan

Pencegahan demam tifoid diupayakan melalui berbagai cara: umum dan khusus/imunisasi. Termasuk cara umum antara lain adalah peningkatan higiene dan sanitasi karena perbaikan higiene dan sanitasi saja dapat menurunkan insidensi demam tifoid. (Penyediaan air bersih, pembuangan dan pengelolaan sampah). Menjaga kebersihan pribadi dan menjaga apa yang masuk mulut (diminum atau dimakan) tidak tercemar Salmonella typhi. Pemutusan rantai transmisi juga penting yaitu pengawasan terhadap penjual (keliling) minuman/makanan. (Darmowandowo, 2006)

Ada dua vaksin untuk mencegah demam tifoid. Yang pertama adalah vaksin yang diinaktivasi (kuman yang mati) yang diberikan secara injeksi. Yang kedua adalah vaksin yang dilemahkan (attenuated) yang diberikan secara oral. Pemberian vaksin tifoid secara rutin tidak direkomendasikan, vaksin tifoid hanta direkomendasikan untuk pelancong yang berkunjung ke tempat-tempat yang demam tifoid sering terjadi, orang yang kontak dengan penderita karier tifoid dan pekerja laboratorium. (Department of Health and human service, 2004)

Vaksin tifoid yang diinaktivasi (per injeksi) tidak boleh diberikan kepada anak-anak kurang dari dua tahun. Satu dosis sudah menyediakan proteksi, oleh karena itu haruslah diberikan sekurang-kurangnya 2 minggu sebelum bepergian supaya memberikan waktu kepada vaksin untuk bekerja. Dosis ulangan diperlukan setiap dua tahun untuk orang-orang yang memiliki resiko terjangkit. (Department of Health and human service, 2004)

Vaksin tifoid yang dilemahkan (per oral) tidak boleh diberikan kepada anak-anak kurang dari 6 tahun. Empat dosis yang diberikan dua hari secara terpisah diperlukan untuk proteksi. Dosis terakhir harus diberikan sekurang-kurangnya satu minggu sebelum bepergian supaya memberikan waktu kepada vaksin untuk bekerja. Dosis ulangan diperlukan setiap 5 tahun untuk orang-orang yang masih memiliki resiko terjangkit. (Department of Health and human service, 2004)

Ada beberapa orang yang tidak boleh mendapatkan vaksin tifoid atau harus menunggu. Yang tidak boleh mendapatkan vaksin tifoid diinaktivasi (per injeksi) adalah orang yang memiliki reaksi yang berbahaya saat diberi dosis vaksin sebelumnya, maka ia tidak boleh mendapatkan vaksin dengan dosis lainnya. Orang yang tidak boleh mendapatkan vaksin tifoid yang dilemahkan (per oral) adalah : orang yang mengalami reaksi berbahaya saat diberi vaksin sebelumnya maka tidak boleh mendapatkan dosis lainnya, orang yang memiliki sistem imunitas yang lemah maka tidak boleh mendapatkan vaksin ini, mereka hanya boleh mendapatkan vaksin tifoid yang diinaktifasi, diantara mereka adalah penderita HIV/AIDS atau penyakit lain yang menyerang sistem imunitas, orang yang sedang mengalami pengobatan dengan obat-obatan yang mempengaruhi sistem imunitas tubuh semisal steroid selama 2 minggu atau lebih, penderita kanker dan orang yang mendapatkan perawatan kanker dengan sinar X atau obat-obatan. Vaksin tifoid oral tidak boleh diberikan dalam waktu 24 jam bersamaan dengan pemberian antibiotik. (Department of Health and human service, 2004)

Suatu vaksin, sebagaimana obat-obatan lainnya, bisa menyebabkan problem serius seperti reaksi alergi yang parah. Resiko suatu vaksin yang menyebabkan bahaya serius atau kematian sangatlah jarang terjadi. Problem serius dari kedua jenis vaksin tifoid sangatlah jarang. Pada vaksin tifoid yang diinaktivasi, reaksi ringan yang dapat terjadi adalah : demam (sekitar 1 orang per 100), sakit kepada (sekitar 3 orang per 100) kemerahan atau pembengkakan pada lokasi injeksi (sekitar 7 orang per 100). Pada vaksin tifoid yang dilemahkan, reaksi ringan yang dapat terjadi adalah demam atau sakit kepada (5 orang per 100), perut tidak enak, mual, muntah-muntah atau ruam-ruam (jarang terjadi). (Department of Health and human service, 2004)



Penderita dinyatakan sembuh

Gejala, tanda sudah hilang dan tidak ada komplikasi

Minggu, 08 Agustus 2010

Ceritaku

Aku seharusnya malu unkap semua ini.ini adalah sangat privasi bgku.tapi biarkan aku belajar menulis dan bercerita tentang diriku walau sesungguhnya banyak bahan cerita yang lebih menarik untuk di tuangkan disini...AKU HANYA INGIN TAHU "who am I???"
Bismillah...
aku sebenarnya tidak pendiam tp kehidupanlan yang membentukku seperti ini,aku lahir di dalam keluarga yang katakanlah "kejam" bagiku.aku dilahirkan dr seorang wanita yg sesungguhnya sangat aku cintai sampai kapanpun karena hanya beliau satu my mom.Aku harus menyayanginya.sejak kecil aku hidup di kebun luas milik kedua ortuku.Kebun yang sunyi...dikelilingi belantara...Pagi hari ku bangun dan aku selalu disuguhi semilirnya angin pagi yg menusuk tulang atau embun pagi yang berayun di ujung2 dedaunan atau kicau merdu burung2 pohon yang menyambut pagi dengan nyanyian merdunya seakan berujar "good morning..." atau hanya sekedar gerimis yg mendendangkan alunan sendu kehidupan ini.Aku bagai katak dalaidupkum tempurung!!! Aku hidup bersama kedua ortuku,hanya mereka berdua yang ada dalam hari2ku.aku tak mengenal kawan sebaya disekitar pondokku.ehm...miris memang tapi aku tak pernah menyesali jalan hidupku ini.Aku bahagia aku bangga karena itulah nikmat dari-Nya yang tak mungkin aku buang dan aku ulang kembali atau aku ganti dengan skenario kehidupan baru yang aku inginkan.Aku bangga karena mungkin tak semua orang bisa merasakn hidup sepertiku.tak semua orang bertahun tahun berkawan,berbicara dan berinteraksi dengan pohon,tanaman,binatang dan kesunyian alam.Aku bicara dengan mereka,aku bersahabat dengan mereka,aku bercerita kepada mereka,aku mengelus dan mencintai mereka bahkan aku bisa merasakan derita mereka.aku belajar dari mereka dan aku mempelajari mereka.Belajar Di ALAM itu lebih indah dan menakjubkan.I like that and it's my beautiful expriences.Remember forever!!!!
Orang tuaku sangat mencintaiku dan mencurahkan seluruh kasih sayang untukku.Ya mgkin karena aku anak bungsu (dari 8 bersaudara).Aku dimanja.Aku bangga kpd kedua orangtuaku,mereka mendidikku dengan baik walau mereka hanya pernah mencicipi pendidikan SR (tidak tamat,krn keadaan). aku tak kan pernah lupa ketika aku diajari bagaimna cara menuci pakaian atau piring,bagaimn menanan tanaman,bagaimna memtik cabe atau kopi di kebun,bagaimn mereka bisa membujukku menjaga pondok atau pance durian sendirian .Aku selalu mereka libatkan dalam kegiatan sehari2.aku diajari "MANDIRIII".Aku diajari "BERANI"aku diajari bagaimana belajar mengeja kehidupan.mereka jg tak pernah henti2nya menanamkan prinsip2 hidup dan semangat untuk merasakan hidup lebih baik suatu hari nanti atau hanya memberikan cita2 dan harapan di masa depan.aku takkan pernah lupa bagaimana my dad begitu hobi mendengsr dan mencari chanel lagu dangdut.Beliau senang sekali saat mendengar aku menyanyikan lagu "ADUH BUYUNG"atau selendang sutra.dia ingin sekali mendengarku menyanyikan lg tu dan berharap aku berani tampil di radio untuk cuap2..(lucu ya...?)ymungkin karena aku jarang berinteraksi dengan kawan sebayaku akhirnya aku selau merasa minder dan tidak pe-de....

BERSAMBUNNNNNNNNGGGGGG...........

Senin, 21 Juni 2010

CERITA QUE

Ini adalah sekelumit cerita dr skenario yang Allah tulis untuk diriku.Tak banyak hal yang aku ketahui dalam dunia dan hidupku ini.Bagiku hari2ku adalah tanda "?".Aku senantiasa setia dan sabar menanti jawaban atas semua tanda "?" itu.Hatiku selalu ku kondisikan untuk mencari jawabnya dan memaknai semua jawaban yang ku dapati di setiap hari2ku.aku harus jujur bahwa kadang kala hatiku RESAH, GAMANG, dan Khawatir membayangkan masa depan dan hari esokku.Di kepalaku begitu banyak CITA, HARAPAN atau apalah sebutannya yang bergelayutan menggugah dan memberi kekuatan untukku terus berusaha dan BERTAHAN dalam koridor dan rancangan PERENCANAAN HIDUP ku itu.Jika aku harus merinci secara detail semua PERENCANAAN itu mungkin ku harus mengeluarkan bajaj besar tuk mencukupi begitu banyak kebutuhan kertas yang aku perlukan untuk itu.Kadang aku berpikir dan memvonis diriku sendiri "Apa aku terlalu banyak berpikir ke depan? dan apakah aku terlalu serakah untuk berharap jd yang sempurna?"Apakah aku terlalu terobsesi dalam hidup ini??.Tp aku selalu menepis semua pikiran itu."Manusia punya kehidupannya sendiri dan dia berhak memberi warna hidup yang telah di amanahkan Allah kepadanya.Selama keinginan itu masih masuk akal dan tidak keluar dari ketentuan Allah (syariat Allah).Bukankah manusia itu bukan malaikat yg tdk punya nafsu?.Yang paling penting bagiku aku harus selalu ingat Dunia bukan tujuan tp sarana

Minggu, 07 Maret 2010

Rinduku padamu Bunda

Aku sering bertanya:
Apa yang telah aku berikan dan korbankan untuknya?.
Sudahkah aku menempatkannya dia pada urutan ketiga yang harus aku cintai setelah Rabbku?.
Apa aku sudah menyayanginya dari lubuk hatiku yg terdalam?.
Apa hatiku takkan pernah surut mencintainya?.
Apakah takkan ada penghalang cintaku akan dia?.
Apa aku sadar kalau dia lah yang seharusnya aku pilih dan dia yang seharusnya orang pertama yang harus tau dan memberi pendapat pertama kali tentang apa yang akan aku pilih?.Apa aku tak pernah abaikan titah dan kemauannya selama ini?
Apakah aku bisa menjadikan dia sumber pahalaku?
Mampukah aku memapahmu ke tanah suci yang kau idam2kan itu?
Akankah ajalku lebih lama lagi mengunjungiku sehingga aku bisa habiskan waktu bersamamu?
Ya jika aku harus berdoa:
"panjangkan usiaku dan biarkan aku membuatnya tersenyum ya Rabb....biarkan aku korbankan jiwa ragaku untuknya.Satukanlah kami di jannah-Mu.

Aku adalah cerminanmu ...
Aku adalah abdimu jika kau mau...
Dan jika boleh ku ingin selalu bersamamu selama hayatku...

Aku akan menjadi Pelangi di hatimu
yang memberikan warna dan keindaahan untukmu
Yang menciptakan damai dihatimu kala senja tiba

Aku ingin menjadi embun pagi
Yang memberi kesejukan dan damai dihatimu
yang membuat teduh sorot matamu
Aku ingin menjadi sang bayu di senja hari
Yang akan membawa wewngian kembang semerbak
menyeruak di dalm kalbumu
Kan ku ekus jari jemarimu dengan kelembutan ku
kan kubawa butir2 mutiara kesejukan di pangkuanmu

Aku akan menjadi rembulan di kala gelapmu
aku akan tidur dipangkumu dan inginkan kau mau membelai rambutku
aku akan terangi langkahmu di setiap malammu.

Aku ingin menjadi matahari di kala senjamu
Akan ku beri kehangatan dan cahaya kemilau
yang akan membuatmu terbuai dan menyebut asma-Nya
yang akan menemanimu saat kau mulai lelah dan lemah
aku akan tetap disini sampai kau puas merasakan indahku dan rembulan tiba
Aku akan selalu merindukanmu
Bunda....